User login
Poll
Fakta
- Setengah dari kasus HIV-AIDS di Indonesia adalah pada golongan umur kaum muda
Who's online
Kurikulum Sekolah Belum Integrasikan Materi KRR

Kurikulum Sekolah Belum Integrasikan Materi KRR
Masih banyak pihak-pihak yang menutupi informasi yang benar mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), termasuk orang tua dan guru. Bahkan kurikulum di sekolah belum mengintegrasikan secara baik materi KRR dalam mata pelajaran intrakurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler.
''Bahkan informasi mengenai KRR masih dianggap tabu dan porno. Padahal info yang salah tentang KRR, seperti pornografi sangat merugikan remaja,'' kata Ikarini Wulandari, anggota dari Indonesian Youth Patnership (IYP) kepada Republika, Senin (22/11).
Jika informasi mengenai KRR tidak segera diberikan kepada remaja, kata dia, maka akan memperparah permasalahan seksualitas yang ada saat ini. Remaja akan semakin dihadapkan pada permasalahan reproduksi tidak sehat, seperti hubungan seksual pranikah yang bisa berarti pergantian pasangan, meningkatnya kehamilan remaja, perkawinan usia muda, dan sebagainya.
Sementara itu, berdasarkan hasil baseline survey yang dilakukan BKKBN, Lembaga Demografi FE-UI, East West Center, dan University of Hawai, tahun 1999, pengetahuan remaja tentang masalah kesehatan reproduksinya sangat rendah.
Yaitu, sekitar 45 persen responden remaja tidak mengetahui informasi yang benar tentang proses kehamilan. Hanya 42 persen yang mengetahui HIV/AIDS, dan tidak lebih dari 24 persen yang memahami tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) dan lainnya. Padahal, survei IYARHS (Indonesian Young Adulth Reproductive Health Survey) 2002-2003 ada sekitar 2,2 persen remaja laki-laki usia 15-19 tahun dan 8,6 persen usia 20-24 tahun yang pernah berhubungan seksual.
''Melihat masalah besar tersebut, kami remaja Indonesia pada 6 September 2004 membentuk IYP di Jakarta,' kata Karin (sapaan akrab Ikarini) yang juga relawan LSM Kesehatan Reproduksi Remaja di Yogyakarta ini. IYP beranggotakan perwakilan remaja dari seluruh Indonesia dan bermitra dengan para stake holder termasuk Koalisi untuk Indonesia Sehat, LSM, media massa, dan lain-lain. IYP bertujuan meyediakan dukungan advokasi untuk mencapai keadaan reproduksi sehat secara fisik, psikologis, dan sosial. Visi IYP adalah menjadikan remaja mitra aktif dalam penegakan hak-hak KRR. nri
http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=1&id=179321&kat...



